Dicky Wahyudi, Pengalaman Mengikuti Pertisaka Wira Kartika 2023 di Jakarta
Halo, sahabat pembaca. Nama saya Dicky Wahyudi, siswa SMKN Pertambangan Bungku jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Saya ingin berbagi pengalaman saya mengikuti kegiatan Perkemahan Bhakti Saka (Pertisaka) Wira Kartika tahun anggaran 2023 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 404 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Kodim jajaran TNI AD. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bela negara di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 27 sampai 29 Oktober 2023, di Buperta Cibubur. Berikut ini adalah rangkaian kegiatan yang saya ikuti selama Pertisaka Wira Kartika 2023.
Hari pertama, Jumat, 27 Oktober 2023.
Pada hari pertama, saya dan peserta lainnya melakukan registrasi dan gladi up pembukaan. Upacara pembukaan dihadiri oleh Waaster Kasad sebagai inspektur upacara. Setelah itu, kami mendapatkan pengarahan dari Paban III/Tahwil selaku Ketua Harian Saka Wira Kartika. Beliau memberikan motivasi dan arahan tentang kegiatan Pertisaka Wira Kartika dan pentingnya bela negara bagi generasi muda.
![]() |
Upacara Pembukaan |
Selanjutnya, kami mendapatkan materi tentang pembuatan vlog dari Dispenad. Materi ini sangat menarik karena kami diajarkan bagaimana membuat vlog yang menarik, informatif, dan edukatif. Kami juga diberikan kesempatan untuk membuat vlog sendiri dengan tema bela negara.
Setelah melaksanakan ishoma (istirahat, sholat, makan), kami melanjutkan kegiatan dengan materi lima krida. Lima krida adalah krida pengetahuan umum, krida pengetahuan militer, krida pengetahuan pramuka, krida pengetahuan kebangsaan, dan krida pengetahuan lingkungan hidup. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan kami tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bela negara.
![]() |
Materi Lima Krida |
Setelah itu, kami melakukan bakti krida, yaitu kegiatan sosial yang berupa pembersihan lingkungan sekitar Buperta Cibubur. Kegiatan ini bermanfaat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan serta menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan.
Pada malam hari, kami mendapatkan materi sejarah pramuka dari Kakak Pembina Pramuka. Materi ini mengajarkan kami tentang sejarah berdirinya gerakan pramuka di Indonesia dan peran pramuka dalam membela negara. Kami juga mendapatkan materi bela negara dari Kakak Pembina Saka Wira Kartika. Materi ini mengajarkan kami tentang pengertian, ruang lingkup, dan bentuk-bentuk bela negara serta sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh warga negara yang cinta tanah air.
Hari kedua, Sabtu, 28 Oktober 2023.
Pada hari kedua, saya dan peserta lainnya melakukan ibadah dan olahraga bersama. Olahraga bersama dilanjutkan dengan kegiatan outbound yang menguji keberanian, kerjasama, dan kreativitas kami. Kegiatan outbound ini sangat seru dan menyenangkan.
![]() |
Kegiatan Outbond |
Setelah itu, kami bersiap-siap untuk menuju Monas. Di Monas, kami melakukan wisata edukasi yang berupa mengunjungi monumen nasional dan Mabesad. Kami belajar banyak tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta peran TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara.
![]() |
Dicky Wahyudi |
Kemudian, kami menuju Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya. Di sana, kami melakukan ishoma dan wisata edukasi yang berupa mengunjungi museum dan tugu peringatan. Kami belajar banyak tentang sejarah peristiwa G30S/PKI dan pengkhianatan terhadap Pancasila serta peran para pahlawan revolusi dalam membela negara.
Selanjutnya, kami menuju Yonif 201/JY. Di sana, kami melakukan wisata edukasi yang berupa melihat langsung kegiatan dan fasilitas militer. Kami belajar banyak tentang tugas dan tanggung jawab serta kedisiplinan dan kesiapan prajurit TNI AD dalam menjaga negara.
Setelah itu, kami kembali ke Buperta Cibubur dan melakukan pawai budaya. Pawai budaya adalah kegiatan yang menampilkan berbagai macam kesenian dan budaya dari daerah asal peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya bangsa.
Pada malam hari, kami melakukan api unggun, pentas seni, dan panggung hiburan. Api unggun adalah kegiatan yang berupa berkumpul di sekitar api sambil bercerita, bernyanyi, dan bermain gitar. Pentas seni adalah kegiatan yang berupa menampilkan bakat dan kreativitas peserta dalam bidang seni. Panggung hiburan adalah kegiatan yang berupa menonton pertunjukan dari artis-artis ternama. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk menghibur dan mempererat persahabatan antara peserta.
Hari ketiga, Minggu, 29 Oktober 2023.
Pada hari ketiga, saya dan peserta lainnya melakukan olahraga bersama. Setelah itu, kami melakukan pembersihan dan gladi up penutupan. Upacara penutupan dihadiri oleh Kasad sebagai inspektur upacara. Dalam upacara penutupan, kami mendapatkan sambutan dari Kasad yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada peserta atas partisipasi dan prestasi yang ditunjukkan selama Pertisaka Wira Kartika 2023. Kami juga mendapatkan penghargaan dari Kasad berupa piagam dan medali bagi peserta yang berprestasi dalam berbagai bidang.
Demikianlah pengalaman saya mengikuti Pertisaka Wira Kartika 2023 di Jakarta. Saya merasa sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Saya mendapatkan banyak ilmu, pengalaman, dan teman baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Saya juga merasakan semangat bela negara yang tinggi di dalam diri saya. Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya dan bisa melahirkan generasi muda yang cinta tanah air, cinta pramuka, dan cinta TNI AD.
Terima kasih telah membaca artikel saya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi Anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Belum ada Komentar untuk "Dicky Wahyudi, Pengalaman Mengikuti Pertisaka Wira Kartika 2023 di Jakarta"
Posting Komentar